Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2014

Memilih

Aku pernah melewati masa seperti ini Yang membuatku letih terus berlari Aku pernah bersujud memohon jeda untuk berhenti Hanya untuk meyakinkan diri bahwa aku layak ada di sini Hidup berarti memilih Apakah kamu bertahan atau beralih

Malang

Mungkin Di satu relung yang membawa memori kian menggenang Aku merindukan Malang Sebagai tempat berpulang Malang, Maret 2014 Teriring doa untukmu yang sudah berpulang

Diam

Aku memilih diam dan tidak mempertanyakan Karena sudah tahu bahwa jawabannya menyakitkan Aku memilih diam dan tetap bertahan Karena percaya Dia Maha Mendengarkan Kadang luka memang tidak terelakkan Cukuplah perih yang mendewasakan Ah, Tuhan memang begitu Selalu punya cara yang lucu Untuk membuat lidahku kelu Malang, Maret 2014 Di sela kericuhan otak yang tidak mampu meredam kecewa

Hujan Ini

Hujan ini Bisakah berhenti barang sejenak? Aku ingin berlari Melupakan rasa sakit, atau sebutlah mengelak Hujan ini Membawa ingatanku kembali Pada rindu yang kupaksa mati Tak peduli aku harus melawan kata hati Hujan ini Membuka satu sudut yang kusebut serpihan simfoni Tentang aku yang ingin berhenti Atas pembuktian ego yang bernama mencintai Surabaya, 3 Maret 2014 Hujan di jam lima Yang menjadi bencana bagi rencana