Skip to main content

Posts

Showing posts with the label rumah

Doa Yang Sama Kala Lebaran

Aku bahagia, kembali dipertemukan dengan Ramadhan Aku bersyukur, masih diberi umur Tapi Lagi-lagi ada satu hal yang mengganjal dalam hati Mungkin, lebaran nanti aku akan sendiri (lagi) Tahun kemarin, pertama kalinya aku berlebaran di keluarga Kediri tanpa Kakak Iya Dia yang sudah berkeluarga, harus berlebaran di rumah mertua Lebaran pertamanya dengan keluarga baru Kakak memang sempat menawari saya untuk ikut berlebaran di sana Tapi saya menolak Siapa yang akan berziarah ke makam Bunda dan membaca Yasin di sana kalau bukan saya Lagipula, biarlah dia merasakan lebaran dengan keluarga barunya tanpa saya Tahun ini, sepertinya akan sama seperti tahun lalu Kami sempat mengobrol lewat BBM beberapa hari lalu Saya menanyakan rencana mudiknya Memang beberapa bulan lalu sempat ada wacana bahwa tahun ini ia dan suaminya akan ikut mudik ke Kediri Mengingat lebaran yang tinggal sebentar lagi dan tiket mudik pasti sudah ludes, saya berusaha mencari kepastian...

The Jouneys 3: Titik Balik Pencarian

Weekend seringkali menjadi "waktu sakral" bagi saya Kalau banyak pasangan yang menghabiskan weekend dengan berkencan, lain halnya dengan kami Saya dan pacar justru cenderung jarang bertemu di weekend Alasannya sederhana Saya butuh waktu istirahat. Butuh waktu untuk diri sendiri. Butuh waktu untuk melakukan hal-hal yang saya suka tanpa interupsi. Di setiap akhir pekan, saya selalu punya rencana-rencana asik Mencuci baju. Menata kamar. Belajar. Menonton film. Membaca buku. Ah, ya. Pilihan terakhir itu yang paling sering saya lakukan di akhir pekan. Seperti yang sudah pernah saya tuliskan, saya punya keahlian yang cukup unik Membeli buku, dan tidak membacanya selesai *self keplak* Untuk mengurangi keahlian itu, saya selalu memasang target untuk buku-buku yang baru saya beli Nah, ceritanya bulan lalu saya baru saja membeli sebuah Novel (atau kumpulan cerpen) yang berjudul The Journeys 3 Cerita yang paling ingin saya baca tentu saja cerita dari e...

Definisi Rumah

Ia menatapku heran Sepersekian detik kemudian, tatapannya berganti tatapan iba "Kenapa kamu tidak bergabung dengan teman-temanmu?" tanyanya kepadaku dengan lembut Aku melirik sekilas ke arah teman-temanku di sudut ruangan. Ada yang sibuk bercerita, ada yang membantu memasukkan es buah ke dalam gelas plastik, ada yang berlarian sambil tertawa riang. "Aku ingin sendiri," jawabku singkat sambil menundukkan wajah. Gadis berusia 25-an itu kemudian memegang tanganku lembut. Ia seolah bisa membaca pikiranku "Oke. Kakak tinggal kamu sendiri ya. Tapi nanti kalau sudah mau adzan maghrib, kita kumpul di sana ya. Kakak udah siapin es buah kesukaan kamu tuh" Aku mengangkat wajahku. Tatapan kami bertemu di satu titik. Ia tersenyum lalu mengusap kepalaku. Tidak berapa lama kemudian, TV dinyalakan. Anca, anak paling senior di panti asuhan kami sibuk mencari stasiun televisi yang menyiarkan adzan maghrib. Acara TV saat itu masih menyiarkan ceramah me...