Skip to main content

Posts

Showing posts with the label cinta

CATATAN HATI WANITA GALAU: TENTANG MENIKAH

Memasuki usia 27, memasuki masa dimana telinga dan hati harus kebal menghadapi pertanyaan “Kapan nikah?”. YHA. At first, I thought it was suck. And now I understand, the different between care and kepo . Saya mulai terbiasa membedakan mana yang bertanya karena sekadar mengikuti norma atau memang berharap kebahagiaan saya agar segera menggenapkan separuh agama. Pertanyaan “kapan nyusul?” is really suck. Seriously. Marriage is NOT a racing . Terserah jika ini disebut sebagai sebuah pembelaan atau apa. Tapi bagi saya, perkara menikah bukanlah sebuah ajang perlombaan. Dalam agama yang saya anut, sudah jelas diajarkan bahwa jodoh, rezeki dan maut adalah hak mutlak milik Dia Yang Maha Kuasa. Lalu, kenapa masih bertanya? Memangnya manusia bisa apa? Ya hanya bisa berusaha. Sebatas itu saja. Semakin bertambahnya usia, saya semakin sadar. Menikah bukan sekadar perkara menghalalkan yang haram. Menikah tidak sesederhana perkara perasaan saya mencintai dia dan ingin menghabiskan sisa...

Cincin Itu Pengingat

"Bu Fanny cantik," ujarnya sambil menatap lekat mata saya "Terimakasih," jawab saya singkat sambil tersenyum "Saya tebak, usia Bu Fanny tidak lebih dari 25 kan?" tanyanya dengan yakin Saya tertawa sambil mengangguk, mengiyakan. Sepersekian detik kemudian, dia mengamati jari tangan saya Saya mengernyitkan dahi, hendak bertanya apa yang dia perhatikan Lalu saya tersadar, dia mengamati cincin di jari manis kiri saya "Jadi Bu Fanny sudah bertunangan?" tanyanya lagi, kali ini entah dengan ekspresi yang tidak bisa saya pahami Saya hanya tertawa Tidak mengiyakan, tidak juga membantah Saya jelas belum bertunangan atau apapun istilahnya Cincin itu sengaja saya beli beberapa bulan lalu dan saya pakai di jari manis kiri Cincinnya sederhana, hanya terbuat dari campuran monel dan emas putih kalau saya tidak salah ingat ya Tujuannya hanya satu Sebagai pengingat dan penanda, bahwa hati saya sudah terpaut di satu nama Sehingg...

Jika Kamu Lelah

Jika kamu lelah, Bicaralah Mungkin nanti aku akan belajar mengalah Mengendalikan semua amarah Jika kamu jengah, Bicaralah Mungkin nanti aku akan berubah Mengajakmu berjalan beriringan ke satu arah Ah. Kiranya Tuhan begitu Maha Pemurah Dia kirimkan satu malaikatnya yang menjagaku tanpa berkeluh kesah =) Surabaya, 11 Februari 2014 Untuk kamu yang sabar menungguku menulis di Hokben Sambil menyantap makan malam dan bernyanyi seolah aku bukan beban

Lelah

Aku tahu Ini hanya perkara waktu Perlahan tapi pasti Aku sedang menanam benih sakit hati Aku tidak tahu mengapa aku tidak berlari Menjauhi pusara bernama patah hati Aku ingin dunia tahu bahwa aku sedang mencintaimu Tapi kamu harus tahu Aku (belum) siap menerima kehilanganmu Mungkin aku harus menyerah Pada Dia yang selalu berkehendak menentukan arah Pada rasa rindu yang tak menyisakan celah Pun sekedar memberiku kesempatan untuk berbalik arah Tuhan, Aku lelah!

Terbiasa Luka.

Bagiku, social media adalah bencana Bencana bagi hatiku yang masih tidak karuan setiap kali mengingat namanya "Buat apa kamu melihat halaman facebooknya? kamu tahu kan, rasa rindu dan keingintahuanmu tentangnya adalah perpaduan sempurna untuk menggores luka?" ujar sahabatku - entah untuk yang keberapa kalinya. Ah, sudah. Tidak perlu mengingatkanku lagi akan luka. Sesakit-sakitnya rindu, adalah rindu kepada yang bukan haknya. Begitulah. Mungkin aku memang terluka melihat dia yang bahagia tapi bukan denganku. Aku tidak akan mengelak atau membantah. Percuma. Rasa perih itu nyata. Dan luka itu memang ada. Tapi, bukankah semakin sering aku mengunjungi halaman facebookmu maka aku akan semakin terbiasa dengan luka? Siapa tahu, luka tidak akan lagi menjadi luka jika aku memaknainya dengan satu kata: terbiasa Surabaya, September 2013 Akibat insomnia

Aku Benci Kamu !

Aku benci kamu Yang mengejawantahkan rasa kagum tanpa jemu Membuatku merasa bahwa kamulah yang aku mau Aku benci kamu Yang menghempaskan segala ragu dalam benakku Mengganti takaran logika dengan cinta yang lucu Aku benci kamu Yang menjadi distraktor bagi duniaku Menghanyutkan mimpi dalam gubahan lagu Aku benci kamu Yang tahu pasti bagaimana membuatku tersipu malu Atau terdiam membisu Hei, kamu! Yang selalu datang dan pergi sesuka hatimu Aku. Rindu.

MINE !

Somehow, I do love his smile at this photo Sorry for insisting you to smile, dear Xoxo :)

Bahagiaku Sederhana

Beberapa hari lalu, saya bertemu dengan salah seorang teman saya Dia sudah saya anggap seperti adik saya sendiri Dan ketika itu, saya tahu dia sedang patah hati karena baru beberapa hari putus Siapa yang tidak tahu sakitnya patah hati Saya pun pernah beberapa kali ada di posisi itu Dan dalam kondisi demikian, saya merasa butuh seseorang yang bisa mendengarkan dan memahami seluruh perasaan saya Ketika dulu saya patah hati, teman menjadi salah satu obat yang paling mujarab Betapa beruntungnya saya ketika itu, memiliki teman kos yang sangat perhatian dan sudah seperti saudara sendiri Mereka setia memeluk dan memegang tangan saya ketika saya tidak berhenti menangis Mereka mengajak saya melakukan aktivitas lain yang bisa membuat saya lupa akan kesedihan saya Dan rasa syukur itu ingin saya bagikan juga kepada orang-orang terdekat saya Makanya ketika mengetahui teman saya itu patah hati dan dia mengajak saya untuk bertemu, saya langsung mengiyakan Saya sengaja menye...

Speechless

Pagi ini, saya tiba di kantor sekitar pukul 07.35 Masih dengan mata setengah terpejam, saya lihat hanya ada sekitar 3 orang yang duduk di warung Pak Ri depan kantor Ya, ketika itu pintu kantor memang belum dibuka Saya melihat Mas Prisco, office boy di kantor berjalan ke arah pintu Seperti biasa, saling menyapa dan saling mengejek Dia menawarkan sebungkus gorengan yang langsung saya tolak mengingat tenggorokan saya akhir-akhir ini agak bertingkah Dia menitipkan koran Jawa Pos yang tadi berada dalam genggamannya kepada saya Beberapa detik kemudian, dia mengeluarkan kunci pintu kantor dari saku kemejanya "Berangkat dari kos jam berapa Mbak? Kok pagi-pagi gini udah nyampe kantor?" tanyanya sambil membuka pintu kantor "Seperti biasa, jam tujuh kurang," jawab saya dengan cuek sambil menguap dan membolak-balik halaman koran yang ada di tangan saya Dia tertawa melihat tingkah laku saya Sepersekian detik kemudian, dia melontarkan kalimat yang m...

:D

Dan saya percaya Jatuh cinta berkali-kali pada orang yang sama, dengan cara yang berbeda, adalah cara terindah untuk mencintai :) Ik hou van je, ay

Cinta Dua Hati

Beberapa hari lalu saat sedang iseng browsing di kantor, saya menemukan artikel ini. http://id.she.yahoo.com/jatuh-cinta-dengan-dua-orang.html Mencintai lebih dari satu orang? Anda tidak sendirian. Para psikiater sudah tidak asing lagi dengan kisah cinta model begini. “Terjadi lebih sering dari yang Anda pikirkan,” kata Alain Héril, seorang terapis seks dan analis. Ini bukan tentang nafsu, tetapi kemungkinan mencintai dua orang dalam cara yang berbeda, untuk alasan yang berbeda . Dapatkah dua orang yang jatuh cinta itu dapat menjadi pasangan, atau malah akan saling menyakiti? Bukan perselingkuhan Dapatkah Anda memiliki dua kekasih pada saat yang sama? "Sering kali, orang yang Anda cintai belum tentu cukup", kata Alain. Kerap kali, kemunculan orang ketiga awalnya didorong oleh fantasi alam bawah sadar. Di atas semua itu, wajar ada tempat bagi orang ketiga. Komposisi tersebut tidak ada hubungannya dengan perselingkuhan. Kebanyakan, hal itu tiba-tiba jatu...

Semuanya Sederhana, kan?

Rindu itu sederhana Karena rindu hanya butuh satu kata: kamu ! Bahagia itu sederhana Karena hadirnya selalu bersamaan dengan kamu Rasa sayang ini sederhana Karena ia muncul seiring dengan kenangan tentangmu Dan hidupku menjadi sederhana, Ketika ada kamu di dalamnya Sederhana kan, kalau aku sayang kamu? :)

L-O-V-E

"Kamu nyadar nggak sih. Kata sayang dan cinta dalam bahasa inggris itu, sama. Love. L-O-V-E. Padahal secara riil dalam kehidupan sehari-hari, dua kata itu punya derajat yang berbeda. Beda maknanya jauh. Tapi dalam bahasa inggris, dipukul rata. Love. Titik. Jadi intinya, kalo ada orang yang bilang "I Love You", aturan jangan keburu ge-er dulu donk. Perlu ditelusuri maksud kata love disana apa" Percakapan tentang cinta beberapa tahun silam, dengan kamu yang pernah aku sayang dan paling sering menjadi partner berdebat

Ah, Kamu !

Ini gila ! Tapi aku suka... Aku suka mengamatimu dari jauh Aku suka melihatmu berjalan, dan siluet tubuhmu perlahan menghilang dari pandanganku Ini salah ! Tapi aku (terlanjur) suka Aku suka mendengar semua celotehan ringanmu Aku suka mendengarmu memanggilku dengan kata sayang Aku terlampau bahagia melihatmu tertawa dengan tingkah bodohku Ah, kamu !

Terimakasih Bijaksana =)

Mengutip status facebook salah satu teman SMA saya, Ima " punya pacar kok bisa sabar gini ya ngadepin aku. dosa apa kamu dapetin aku, haduhh (‾̩̩̩ ˛ ‾̩̩̩)"

Jaga Selalu Hatimu

Kau jaga selalu hatimu Saat jauh dariku Tunggu aku kembali Mencintaimu aku tenang Memilikimu aku ada Di setiap engkau membuka mata Merindukanmu selalu ku rasakan Selalu memelukmu penuh cinta Itu yang selalu aku inginkan Kau mampu membuatku tersenyum Dan kau bisa membuat nafasku lebih berarti reff: Kau jaga selalu hatimu Saat jauh dariku tunggu aku kembali Ku mencintaimu selalu Menyayangimu sampai akhir menutup mata Kau mampu membuatku tersenyum Dan kau bisa membuat nafasku lebih berarti Kau, kau jaga selalu hatimu Kalau suatu saat aku benar-benar harus pergi, Tolong tetap jaga selalu hatimu ya :)