Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2012

Demi Yang Terbaik

Beberapa minggu lalu, ketika sedang sibuk mengerjakan report di kantor Saya menerima sebuah telepon Saya tau itu nomor siapa Istri salah seorang staff di kantor Awalnya saya malas mengangkat telepon itu, mengingat tumpukan report di meja saya masih terlalu banyak Tapi, entah mengapa akhirnya saya jawab juga panggilan itu "Assalamualaikum, mbak fanny. Maaf mengganggu mbak. Lagi sibuk nggak?" Dari kalimat pembuka percakapan tersebut, saya langsung sadar Dia yang menelepon saya, sedang berusaha keras menahan tangis Saya langsung naik ke ruang meeting di lantai 4 Tempat yang sepi dan aman untuk mengobrol Dan pembicaraan kami sore itu, cukup membuat saya kehabisan kata-kata dan tercengang "Suami saya punya hubungan dengan salah satu staff di kantor mbak..." Oke, none of my concern. Even if I`m a Human Resource staff, I don`t know which one of my staffs has an affair ! Tidak perlu waktu lama untuk membuat saya ternganga dan beristigh...

Semuanya Sederhana, kan?

Rindu itu sederhana Karena rindu hanya butuh satu kata: kamu ! Bahagia itu sederhana Karena hadirnya selalu bersamaan dengan kamu Rasa sayang ini sederhana Karena ia muncul seiring dengan kenangan tentangmu Dan hidupku menjadi sederhana, Ketika ada kamu di dalamnya Sederhana kan, kalau aku sayang kamu? :)

L-O-V-E

"Kamu nyadar nggak sih. Kata sayang dan cinta dalam bahasa inggris itu, sama. Love. L-O-V-E. Padahal secara riil dalam kehidupan sehari-hari, dua kata itu punya derajat yang berbeda. Beda maknanya jauh. Tapi dalam bahasa inggris, dipukul rata. Love. Titik. Jadi intinya, kalo ada orang yang bilang "I Love You", aturan jangan keburu ge-er dulu donk. Perlu ditelusuri maksud kata love disana apa" Percakapan tentang cinta beberapa tahun silam, dengan kamu yang pernah aku sayang dan paling sering menjadi partner berdebat

Percakapan Dalam Sebuah Taksi

"Lelaki yang bisa dapetin Mbak itu bener-bener beruntung. Mbak cantik, baik, ramah, masih muda, pekerjaan sudah mapan, gaji sudah sangat cukup, pintar, berjilbab, agamanya baik, pintar masak, mandiri, wis paket komplit. Apalagi yang mau dicari dari Mbak. Lelaki yang jadi suami mbak nanti itu bener-bener dapat "berlian". Mbak hampir nggak punya kekurangan, kecuali satu. Kurang bersyukur..." Sepenggal percakapan dengan supir taksi, Februari 2012

Ah, Kamu !

Ini gila ! Tapi aku suka... Aku suka mengamatimu dari jauh Aku suka melihatmu berjalan, dan siluet tubuhmu perlahan menghilang dari pandanganku Ini salah ! Tapi aku (terlanjur) suka Aku suka mendengar semua celotehan ringanmu Aku suka mendengarmu memanggilku dengan kata sayang Aku terlampau bahagia melihatmu tertawa dengan tingkah bodohku Ah, kamu !

Thank You, Mr. Flat :D

Tanggal 27 pasti menjadi hari bahagia bagi seluruh karyawan Finansia Kenapa? GAJIAN ! Hurraaayyyyy *emoticon joged-joged pake d* Saya baru saja mengecek saldo rekening via web klikbca Daaaan, surpriseeeee Gaji saya bertambah :D Alhamdulillah *sujud syukur* Saya kira si boss tidak mengurus kenaikan gaji saya Tapi ternyata, tanpa banyak bicara semuanya sudah berubah Status karyawan saya sudah diangkat menjadi pegawai tetap, dan penambahan gaji Makasih Mr. Flat *hormat grak* :) Hmm, gaji bertambah artinya harus jadi lebih rajin menabung nih Tabungan harus lebih banyak dibanding bulan-bulan sebelumnya Saya tidak mau membuang waktu tanpa ada bekal sedikitpun Saya mau, pekerjaan ini menjadi batu loncatan untuk ke target-target saya berikutnya Saya mau, gaji saya saat ini yang (alhamdulillah) sangat lebih dari cukup bisa membantu saya mencapai seluruh mimpi dan harapan di masa depan Amin :) Dan yang tidak kalah penting, tidak boleh lupa sede...

Retorika: Kamu

Aku merindukanmu dengan caraku Membiarkan segenap egoku hanya tertuju padamu Aku ingin mengajarkanmu melukis senyum setiap kali kau mengingatku Membuatmu larut dalam gemuruh kasih sayangku Menuai perih dalam diam untukku Kadang aku jengah Menghapus pilu karena siluet semu yang kau simpan rapi Terlalu dalam Dan kau biarkan membeku Dalam sudut hatimu yang kian membiru Untuk kamu, yang membuatku menyayangi dalam lirih Biarkan aku menapaki arah hatimu Walaupun tujuanmu, bukan aku Mawar putih, Juni 2012

Butiran Debu

Somehow, lagu ini berputar-putar terus di kepala saya Mulai dari perjalanan ke kantor, selama di kantor, perjalanan pulang, bahkan hingga sebelum tidur Saya tidak bosan mendengarkan lagu ini Tidak, saya bukan sedang patah hati karena dikhianati :p Entahlah. Lagu ini seolah memberikan efek yang dahsyat pada suasana hati saya Ya, memang jadi menambah efek dramatis yaitu mellojinajis Tapi, saya suka lagu ini Saya suka permainan pianonya :) Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi Aku tenggelam dalam lautan luka dalam Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang Aku tanpamu, Butiran debu....

Sepenggal Percakapan

"Lo tuh orang paling ajaib yang gue kenal. Lo cewek paling sombong dan angkuh yang gue tau. Lo seringkali ga mau ngaku kalo lo emang lagi terpuruk. Lo terlalu gengsi untuk membagi air mata lo ke orang lain. Lo terlalu tinggi hati buat mengakui kalo lo sebenarnya lagi sedih dan butuh seseorang. Lo munafik, fan. Lo berakting seolah hidup lo fine-fine aja. Lo tebar senyum kanan-kiri, lo berbagi keceriaan ke semua orang. Padahal sebenernya, lo pengen mereka tau kalo lo lagi butuh dukungan. Lo cewek smart fan, gue akuin itu. Lo bisa baca karakter orang dengan berbagai cara. Lo bisa ngelakuin banyak hal, sendiri. Lo jago ngasih advice ke permasalahan orang lain. You really know how to make them adoring you. Tapi lo lupa, lo juga punya titik terendah, fan. Akui itu. Akui kalo lo lagi sedih. Stop saying, "I'm okay. I'll be fine. I'm strong enough to fix this broken things". Entah apa yang bikin lo jadi sebegini keras kepala, fan. Bahkan ke cowok lo sendiri aja, lo m...

:(

Kamu bilang, saya cerdas. Iya, saya cukup cerdas untuk menarik kesimpulan sementara Tapi tidak cukup cerdas untuk bertanya mengapa Dan tidak cukup berani untuk bertanya kepada aktor utama Kalau diam ini bisa menyelamatkan hati saya yang terlanjur perih, Biarkan saya berjalan tanpa menoleh padamu lagi Biarkan semua kembali seperti seharusnya Dan simfoni sekelebat jingga itu, Memang untuk kamu. Jalanmu, jalanmu. Jalanku, ya jalanku. Biarkan tetap begitu Semoga !

Persneling Hati :(

Bolehkah saya berandai-andai? Perasaan ini bisa diubah semacam persneling Bisa diatur sesuai keinginan Bisa dikembalikan ke posisi netral Tidak harus jadi serumit ini Ah, Allah. Kenapa pola yang sama harus terulang lagi? Aku yang bodoh, atau memang ini cara-Mu menjawab doaku?

Bola Karet Itu Namanya Pekerjaan

Dan saya mendadak kembali teringat dengan percakapan saya bersama Abang,  hari Sabtu kemarin di kantor. "Ketika kamu sudah sampai rumah, kamu masuk dan melepaskan tasmu, maka lepaskan semua bebanmu." Intinya, urusan kantor ya urusan kantor. Tidak perlu di bawa ke rumah. Kalau sudah di rumah, waktu sepenuhnya untuk diri sendiri. Yayaya, saya akui kalau saya menjadi overly workaholic. Saya tidak mau pulang sebelum semua pekerjaan saya selesai. Padahal saya tahu pasti, kalaupun dipending sampai besok juga masih bisa. Bahkan tidak jarang juga saya membawa pekerjaan kantor ke rumah. Maksudnya ke kos :P Entahlah. Saya sadar, banyak hal yang saya lewatkan karena terlalu fokus pada pekerjaan. Papa mengamuk karena tidak pernah saya hubungi duluan. Kakak menangis karena saya tidak bisa selalu ada untuknya ketika ia ada masalah Saya semakin jarang meneleponnya Padahal dulu, hampir setiap hari kami selalu bergosip di telepon atau SMS Sekarang,...

Table Manner

Beberapa hari lalu, saya melihat seorang anak kecil berusia sekitar 5 tahun sedang disuapi oleh ibunya Beberapa kali Ibu anak itu memberikan nasihat mengenai cara makan yang baik Si anak terlihat sedikit cemberut :) Dan kejadian itu membuat saya teringat pada Alm. Bunda Ah, orang yang paling saya rindukan :) Dulu sebelum Bunda kembali dari Bandung, tidak ada yang mengajarkan pada saya bagaimana cara makan yang benar Mungkin dulu Bunda kaget melihat kelakuan putri kecilnya yang tidak beraturan ini :P Perlahan-lahan, Bunda mengajarkan saya banyak hal tentang table manner Dimulai dari bagaimana cara memegang sendok dan garpu yang benar Cara memotong daging atau roti Cara menggunakan sumpit Dan yang terpenting, cara mengunyah makanan agar tidak menimbulkan suara Tidak mudah lho, mempelajari semua itu Butuh banyak kesabaran. Serius. :) Dulu yang cukup susah bagi saya itu bagaimana caranya mengunyah makanan, tapi tidak menimbulkan suara atau seringka...

Finansia :)

Kantor rasanya sudah menjadi rumah kedua bagi saya 12 jam waktu dalam sehari saya habiskan di sana Mulai jam 8 pagi hingga jam 8 malam Bahkan kadang lebih Jenuh? Sudah pasti ! Tapi setiap kali saya merasa lelah dan ingin menyerah, saya mengingat kembali perjuangan saya mendapatkan pekerjaan ini Dan saya mengingat orang-orang di luar sana yang menganggur karena sulitnya mendapat pekerjaan Atau bahkan yang memiliki pekerjaan, tapi gaji yang diperoleh tidak secukup yang saya dapat Ah, Allah begitu sayang pada saya :) Tidak terasa, saya sudah setengah tahun bekerja di peusahaan ini Sebuah perusahaan leasing yang didominasi oleh pria Kontrak kerja saya sebenarnya sudah habis sejak tanggal 4 Juni kemarin Tapi saya tidak tahu bagaimana kelanjutannya Saya pun enggan bertanya kepada atasan saya yang super kaku itu Yang saya tahu, saya harus bekerja lebih keras lagi Ada banyak hal yang ingin saya pelajari di perusahaan ini Ada banyak program kerja saya ya...

Yes, You Are Adorable :)

Somehow, Saya selalu terpesona dengan tipikal Pria seperti ini Wangi sepanjang hari Rapi Tidak putih, tapi bersih Smart Attitude oke Bisa jadi imam Cara bicara tegas, tapi tidak keras Subhanallah Masyaallah :) Ps: *sambil kedip-kedip ke Allah*

:)

"Aku mencintaimu karena agama yang ada pada dirimu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu, maka hilanglah cintaku padamu."  (Imam Nawawi)

Untuk Kamu, Imamku :)

Aku ingin mengenangmu dalam doa Aku ingin menghiasi namamu dengan air mata dalam sujudku Aku ingin menjadi alasanmu untuk kembali ke sini Aku ingin menjadi rumah tempatmu kembali Rumah yang nyaman untuk kau singgahi Rumah tempatmu berteduh dari segala ego duniawi Aku ingin membuatmu ridho dengan segala kasih sayangku Aku ingin menjadi makmum yang kau tunggu untuk berjamaah Aku ingin menjadi makmum yang kau siapkan sajadah untuk bersujud Aku ingin menjadi cahaya dalam lelahmu Aku ingin menjadi melodi merdu dalam ikhtiarmu Dan aku ingin menjadi makmum bagimu Untuk meraih surga yang Dia janjikan :`)

For The Rest Of My Life

I praise Allah for sending me you my love You found me home and sail with me And I`m here with you Now let me let you know You`ve opened my heart I was always thinking that love was wrong But everything was changed when you came along Ooohhh... And theres a couple words I want to say For the rest of my life I`ll be with you I`ll stay by your side honest and true Till the end of my time I`ll be loving you.. loving you For the rest of my life Thru days and night I`ll thank Allah for open my eyes Now and forever I I`ll be there for you I know that deep in my heart I feel so blessed when I think of you And I ask Allah to bless all we do You`re my wife and my friend and my strength And I pray we`re together eternally Now I find myself so strong Everything was changed when you came along Ooohh And theres a couple word I want to say For the rest of my life I`ll be with you I`ll stay by your side honest and tru...

Cinta Itu Sederhana

Entah sejak kapan saya menjadi begitu rigid Bukan karena saya trauma akibat luka Bukan juga karena saya jengah dengan retorika Saya tidak mengenal kata sahabat Karena bagi saya, itu adalah "grey area" yang pantang saya masuki Saya tahu Mungkin itu hanya sekedar istilah Tapi istilah itu tidak jarang menjadi batas konyol yang tidak seharusnya dibuat dengan angkuhnya Saya juga punya teman lelaki yang dekat Agus dan Erwin contohnya Dan entah kenapa, saya lebih suka menganggap mereka saudara That`s why I used to call them, Brother ... Bagi saya, menjadi saudara itu jauh lebih menyenangkan Saya menyayangi mereka dan mampu memberikan batas yang pantas Memberi tanpa menuntut Membiarkan rasa sayang itu tumbuh dengan subur tanpa perlu diucap, tanpa perlu berharap Saya jengah dengan kata sahabat Trauma? Entah. Tapi, mungkin juga. Somehow deep inside my heart, I assumed the term "sahabat" is a classic deflection Surprisingly,...