Beberapa tahun lalu Papa pernah meminta saya untuk masuk ke jurusan hukum Alasannya sederhana dan cukup membuat saya memprotes keras Saya cerewet, pandai bernegosiasi sekaligus mengintimidasi orang Sungguh saya tidak paham apakah itu sebuah pujian atau sindiran terang-terangan Saran dari Papa itu saya tolak mentah-mentah Tanpa basa-basi dan tidak perlu berpikir ulang Alasan saya? Saya benci dengan hukum dan segala profesi yang terkait di dalamnya No offense Bagi saya yang merupakan orang awam, profesi seperti pengacara adalah sebuah profesi yang penuh dengan kepalsuan sekaligus keribetan Seorang pengacara harus mau dan mampu membela kliennya di persidangan, even when he knows which is right or wrong *pls tolong anak hukum yang baca tulisan ini jangan tersinggung* Sepertinya Tuhan sedang bercanda Saya dibuat merasakan bagaimana berada di posisi semacam pengacara yang sejak dulu saya cibir tanpa ampun Saya berada di posisi yang mau-tidak-mau-suka-...