Skip to main content

Posts

Showing posts with the label family

Orang Nomor Satu

Kejadian hari ini memaksa ingatan saya kembali ke masa kecil Masa di mana hidup kita masih sederhana Terpaut usia tidak sampai 2 tahun Hanya 2 bersaudara, tidak ada lagi partner yang lain Sejak kecil orang selalu berkata bahwa kita berbeda Aku dan kamu adalah saudara yang berkebalikan seutuhnya Aku yang tomboi, kamu yang feminin Aku yang pemberani, kamu yang penakut Aku yang galak, kamu yang kalem Aku yang cuek, kamu yang lembut Kamu ingat, dulu saat kita masih dirawat oleh adik-adik Papa Saat Mama berjuang menyelesaikan S2 nya di Bandung Bulik Ida yang keras dan jahat Sering menghukum untuk membuat kita patuh Cacian, makian, pukulan, sudah jadi makanan sehari-hari Aku ingat Kamu hanya akan menangis tanpa melawan Sementara aku selalu dengan sigap membalas tanpa banyak pertimbangan Kamu masih ingat? Hari itu Bulik Ida marah besar karena kita pulang terlambat Kita terlambat bukan karena bermain Tapi karena mobil antar-jemput tidak juga d...

Selamat Hari Ibu, Malaikatku =)

22 Desember 2012 Sejak saya membuka mata, mengecek timeline hingga detik ini, beragam ucapan selamat hari ibu berseliweran Mulai dari yang nostalgia masa kecil, video tentang ibu, bahkan hingga tweet sarkas anti mainstream yang mencela TL yang heboh karena hari ibu, padahal harusnya tiap hari kita menyayangi ibu Saya sempat menangis Iya, saya sangat merindukan wanita tangguh yang telah melahirkan dan juga membesarkan saya Ada rasa iri terbersit ketika membaca tweet seorang teman yang mengatakan kalau ia sudah memeluk ibunya dan mengucapkan selamat hari ibu Ah, bunda You have no idea how I miss you Bersyukurlah kalian yang masih memiliki ibu Yang masih diberi kesempatan untuk bertemu maupun menelepon, atau sekedar mengirim pesan singkat untuk mengucapkan selamat hari ibu Sementara aku? Ya, aku memiliki ibu Wanita tangguh yang saat ini sudah berada di surga Dan ucapan selamat hari ibu untuknya, aku titipkan lewat doa dan surat Al-Fatihah yang kubaca seles...

Marhaban Ya Ramadhan

Tinggal menghitung hari, insyaallah saya akan bertemu lagi dengan bulan suci Ramadhan Alhamdulillah, Marhaban Yaa Ramadhan :) Boleh sedikit jujur? Ada sedikit rasa miris dalam hati saya Sedikit sih, tapi cukup membuat saya ketar-ketir Mungkin ini akan menjadi Ramadhan paling sepi bagi saya 4 tahun kemarin, saya masih tinggal di Pinky Badak Bersama dengan teman, saudara, yang senasib menjadi anak rantau Saya masih ingat dengan jelas kebersamaan kami yang begitu indah Berburu makan sahur bersama Saling titip makan kalau ada yang sedang kencan di luar Saling membangunkan sahur Saya masih ingat dulu saya sering kebagian tugas menghabiskan makanan Karena saya selalu bangun paling akhir, dan sebelum sahur saya terbiasa untuk tahajud lebih dulu Saya juga masih ingat dengan sangat jelas ketika kami memesan katering untuk sahur dan berbuka di Mas Irul, senior di fakultas saya Lucu juga kalau mengingat kisah Mas Irul yang menjadi kecengan salah satu p...