Aku sedang berusaha berdamai dengan jarak
Agar tidak ada penyesalan kelak
Mungkin seharusnya sejak dulu aku memberi jeda
Agar kamu belajar menjadi dewasa
Sepertinya aku sudah terlalu lelah berlari
Bukan hanya karena berlari menguras energi
Tapi aku berlari sendiri
Tanpa ada kamu yang ternyata nyaman dengan lintasanmu sendiri
Jadi, bagaimana jika kita mundur selangkah
Merenungi lagi garis akhir mana yang hendak dijamah
Walaupun perih, biarlah
Kali ini aku kembali percaya pada waktu
Jika sampai batas aku menunggu
Kamu tetap tidak mensejajari langkahku
Maka aku sudah jelas tahu
Seberapa berharganya aku untuk menjadi perjuanganmu
Bukankah manusia memang harus terbiasa dengan jengah dan berbalik arah?
Ada jeda dalam koma, berhenti untuk mengerti
Comments
Post a Comment