Pelukanmu itu candu
Menyejukkan hati yang selalu rindu
Penawar gundah yang datang tidak tahu waktu
Senyumanmu itu lagu
Melodi sempurna yang memberangus semua pilu
Menyempurnakan ritme cinta dalam kalbu
Kau bilang Tuhan sedang berbaik hati
Kubilang Tuhan sedang mempermainkan hati
Aku dan kamu, mengapa harus saling mencintai dengan berhati-hati?
Aku titipkan hati kepadamu lelaki bermata sendu
Tetaplah di situ untukku selalu
Meskipun Tuhan terlanjur bicara kita bukan satu
Tu me manques
*satu rindu mengendap kembali dalam kejamnya waktu*
Comments
Post a Comment