Saat ini, saya sedang tahap menarik diri
Bukan karena sedang benci pada lingkungan atau diri sendiri
Atau mari sebut saja sedang belajar memahami dan berkompromi
Logout !
Iya, saya melogout semua akses ke sosial media di kedua ponsel pintar saya
Lebih tepatnya, hanya facebook dan twitter saja
Path masih ada, meskipun jarang dibuka
Instagram tentu saja ada, untuk mendukung bakat selfie saya yang luar biasa
Akhir-akhir ini entah kenapa
Media sosial menjadi sangat memuakkan bagi saya
Banyak perdebatan ini-itu tentang politik dan agama
Update tentang liburan, pertunangan, pernikahan, kelahiran, dan monolog-monolog konyol lainnya
Saya mencapai titik jengah
Entahlah
Anggaplah saya sedang menantang diri saya sendiri
Bagaimana rasanya hidup tanpa perlu tahu urusan orang lain
Bagaimana rasanya memusatkan energi pada diri sendiri
Belajar memperbaiki segala hal tanpa standar ganda dari lingkungan
Sometimes, over updated create a new problem called insecure
Sudah dua puluh lima
Jangan drama
Saya percaya, Tuhan punya rencana yang luar biasa
Saya takut, Tuhan marah karena saya tidak berhenti menoleh ke kanan-kiri-depan-belakang dan menjadikannya penentu bahagia
Saya takut, Tuhan kecewa karena saya tidak bersyukur dan jeli melihat setiap hal kecil yang menjadi rahmat dari-Nya
Jadi, beri saya kesempatan untuk "hidup" dalam hidup saya, ya?
Adios
=)
Comments
Post a Comment