Sore ini
Aku menjalani rutinitas shalat Ashar seperti biasanya
Bukan karena terpaksa atau sudah terbiasa
Tapi karena aku merasa butuh!
Ya, aku butuh waktu yang istimewa antara aku dan Dia, Sang Pencipta
Aku butuh Dia untuk mendengarkan segala keluh kesahku
Aku butuh Dia untuk menguatkan setiap langkahku
Sehabis shalat, aku berdzikir dan membaca doa-doa yang ada di "buku hitam"
Buku hitam dalam arti harfiah, karena sampulnya berwarna hitam
Aku terbiasa membaca terjemahan dari setiap doa yang aku baca
Agar aku tidak sekedar berkomat-kamit dengan bahasa Arab yang jujur saja tidak aku kuasai
Tetapi aku paham makna dari setiap doa yang aku ucapkan
Entah mengapa
Aku sedikit merasa tersentak ketika membaca terjemahan dari 2 buah doa
Kedua doa itu sudah sejak lama aku baca sehabis shalat
Sudah menjadi rutinitas, dan aku hafal
Tapi baru tadi sore, aku benar-benar menyadari maksud dari doa itu
"Ya Allah, semoga Engkau merelakan aku dengan ketatapan-Mu. Berkahilah aku pada apa yang Engkau takdirkan, sehingga aku tidak senang menyegerakan apa yang Engkau akhirkan, dan mengakhirkan apa yang Engkau segerakan"
"Cukuplah Allah bagiku untuk agamaku, cukuplah Allah bagiku untuk duniaku, cukuplah Allah bagiku untuk kepentinganku, cukuplah Allah bagiku terhadap orang yang jahat kepadaku, dan tidak ada daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah"
Ikhlas fan, ikhlas!
Semua sudah diatur dengan rapi oleh Allah, karena Dialah sutradara terbaik
Percaya, benar-benar percaya
Bahwa semua akan indah pada waktunya
Jangan sampai ada perasaan ingin menyegerakan apa yang sudah Dia akhirkan
Jangan pernah berhenti ikhtiar
Allah...
Apa yang buruk di mataku, belum tentu demikian menurut-Mu
Apa yang baik dalam pikiranku, juga belum tentu baik menurut-Mu
Tolong jauhkan hati ini dari rasa dengki, cemburu, dan penyakit hati lainnya
Aku pasrahkan seluruhnya kepada-Mu
Aku ikhlaskan cerita ini mengalir dengan indah menurut kuasa-Mu
Allah yang tidak pernah berhenti mendengar doaku,
Terima kasih untuk terbukanya hati di sore ini
=)

Comments
Post a Comment