Skip to main content

Kartini

So yesterday was celebrated as Kartini`s day
One of the most influential women in Indonesia

Kartini terkenal dengan pemikirannya yang lugas dan cerdas
Kartini terkenal dengan keberaniannya untuk menembus batas
Kartini terkenal dengan semangatnya untuk memperjuangkan persamaan kesempatan dan memberikan pengaruh yang begitu luas

Hari ini, saya melihat banyak sekali foto kartini bertebaran di linimasa
Begitu juga dengan teman-teman yang merayakannya di kantor dengan memakai kebaya atau anak kecil yang mendadak berdandan layaknya orang dewasa
Saya tidak akan nyinyir mengenai tradisi itu maupun euforia di dalamnya
Saya menghargai cara tiap orang memaknai Kartini dan perjuangannya

Namun yang mengganggu pikiran saya adalah:
Apakah makna Kartini mulai menyempit menjadi ajang unjuk keelokan busana daerah demi mendapatkan pengakuan di sosial media?
Seberapa jauh mereka, saya, kita, memahami makna perjuangan Kartini dan harapannya untuk kaum wanita?

Menjadi Kartini berarti memberi inspirasi
Menjadi Kartini berarti memiliki semangat untuk maju dan terus berbagi

Hari ini saya kebetulan melihat sebuah film lawas berjudul Patch Adams
Bercerita tentang seorang lelaki yang memiliki begitu banyak pengalaman pahit dalam hidupnya sejak kecil
Ia bahkan sempat dirawat di sebuah Rumah Sakit Jiwa meskipun ia tidak gila
Di sanalah ia berkenalan dengan banyak pasien yang membuatnya memiliki tujuan hidup yang baru
Ia ingin menjadi dokter dan menolong banyak orang, sehingga ia memutuskan untuk kuliah Kedokteran di usianya yang sudah terbilang tidak muda
Ia mampu membuat pasien yang ia tangani merasa nyaman dan akhirnya sembuh
Ia mampu mengambil hati banyak orang termasuk para tenaga medis yang bekerja bersamanya
Ia bermimpi membangun sebuah Rumah Sakit yang akan menolong orang tanpa memungut biaya
Rumah Sakit yang diisi dengan para dokter dan pasien yang saling bekerjasama demi kesembuhan
Rumah Sakit yang akan menjadi tempat bermain yang menyenangkan untuk anak-anak
Ia dan rekan sejawatnya perlahan mewujudkan mimpi itu
Masalah tidak berhenti sampai di sana
Ia harus kehilangan kekasihnya dan menghadapi tuntutan serius yang akan membuatnya dikeluarkan dari Kedokteran
Ia tidak menyerah dan berhenti begitu saja
Ia terus berjuang sampai akhirnya ia lulus dan menjadi dokter yang membangun Rumah Sakit dan menjadi pelopor gerakan Patch

Begitulah inspirasi
Tidak akan pernah berhenti meskipun ada banyak hal yang menghalangi
Dan menjadi cahaya bagi banyak orang yang mengelilingi
Dan begitulah seharusnya menjadi Kartini

Menjadi Kartini tidak hanya sekadar mengunggah foto berkebaya dengan teman sekantor
Jika masih berdiam diri saat melihat ketidakadilan yang terjadi di sekitar
Menjadi Kartini tidak hanya sekadar mengunggah foto beliau dengan berbagai kata mutiara
Jika menyerah saat perjuangan menggapai mimpi menghadapi banyak kendala
Menjadi Kartini tidak hanya sekadar melabeli diri dengan kata kekinian
Lebih dari itu, menjadi Kartini berarti berani menyuarakan pendapat meskipun dianggap melebihi batas oleh lingkungan

Selamat hari Kartini, para wanita hebat di luar sana
Semoga makna Kartini tidak meluruh menjadi ego untuk menuntut kesetaraan saja
Karena di luar itu, lelaki dan wanita memang ditakdirkan berbeda

Semoga kita bisa menjadi Kartini yang mampu berdiri dengan tegak tanpa melupakan kodrat
Semoga kita pantas melabeli diri sebagai "kartini masa kini" dengan keberanian melawan ketidakadilan dan menyuarakan pemikiran
Semoga kita berkembang menjadi Kartini yang tidak memiliki batasan untuk merealisasikan mimpi
Dan semoga kita menjadi Kartini yang maju tanpa harus menginjak orang lain dengan penuh drama

:)

Comments

Popular posts from this blog

Resolusi 2019: Mengurangi Benci

Saya memang tergolong orang yang selalu memiliki rencana atau target. Kalau ibarat sebuah permainan, setelah melewati level 1 maka saya akan berlanjut ke level 2, begitu seterusnya hingga permainan tersebut berakhir. Bicara tentang pergantian tahun, orang seringkali mengaitkan itu dengan resolusi. Sebagian besar orang akan memposting di sosial media apa saja resolusinya di tahun baru, yang kemudian akan di-amin-i oleh rekan yang membaca postingan tersebut. Saya? Percaya atau tidak, saya justru jarang memposting tentang resolusi. Hal itu bukan karena saya tidak memiliki resolusi. Bisa dibilang, ada dua alasan. Pertama, resolusi bagi saya adalah suatu hal yang pribadi. Sebut saja, sebuah janji kepada diri saya sendiri yang tidak perlu mendapat legitimasi. Kedua, resolusi saya seringkali berubah sewaktu-waktu (maha benar libra dengan segala kelabilannya wkwkwkwkwk). Tahun 2018 kemarin sejujurnya bukan tahun yang mudah bagi saya. Mungkin jika harus membuat perbandingan, porsi sed...

(NOT) AN INSTANT JUDGMENT

Saya sudah menggeluti bidang sumber daya manusia selama sekitar 7 tahun. Sebuah rentang waktu yang cukup lama untuk bertemu dengan orang dari berbagai latar belakang dan karakter. Seluruh perusahaan tempat saya bekerja menaruh tugas rekrutmen sebagai salah satu indikator pencapaian. Tidak heran, saya cukup familiar dengan metode interview dan juga beberapa alat tes, terutama tes kepribadian. Saya pribadi termasuk golongan orang yang percaya akan pengaruh faktor kepribadian dalam keberhasilan seseorang. Oleh karena itu, biasanya saat pelaksanaan psikotes akan lebih banyak digunakan tes kepribadian dibandingkan kecerdasan. Meskipun saya seorang sarjana psikologi, saya tidak sembarangan memberikan analisa atau interpretasi dari alat tes. Terutama jika alat tesnya adalah alat tes proyeksi, seperti misalnya tes grafis menggambar pohon, manusia. Ketika menempuh pendidikan strata 1 selama 3.5 tahun memang saya pernah mempelajari alat tes tersebut. Tapi sesuai dengan kode etik psikologi,...

Dieu

Allah Beri aku kekuatan untuk percaya Bahwa rencana-Mu pasti luar biasa Allah Aku tahu bahwa Engkau menggenggam hatiku Jangan biarkan hatiku jatuh pada yang tidak mencintai-Mu Allah Aku percaya bahwa Engkau mampu membolak-balikkan hatiku Maka jangan biarkan aku tenggelam dalam pilu Allah Jangan biarkan aku menyesapi kesedihan yang berlebihan Ajari aku merasa cukup dengan cinta-Mu saja Agar aku percaya bahwa tiada kehilangan melainkan akan Engkau ganti dengan yang lebih bermakna Allah, aku pasrah