Kamu itu semu Menggebu menari dalam kalbu Namun bersembunyi malu seolah terpaku Bukan bias nalar yang membuatku tersipu Hanya sekedar rindu ketika Andromeda beradu Aku ingin menikmati lengkungan senyummu tanpa ragu Aku ingin jengah yang menghantuiku rapuh Aku menantimu dalam kalbu Mengharap semu setiap lagu sendu Ah, kamu ! Tahukah kau kalau aku rindu? Katamu semua berlalu Kataku biarkan melebur hingga satu Meski aku terlalu malu Haruskah aku memenggal frase rindu? Kamu pergi dengan angkuh Seolah jemu dengan caraku merengkuh Katamu aku harus berlabuh Tapi yang aku tahu, rindu ini membuatku mengaduh Jangan bilang itu badai Jangan harap juga aku kembali mengandai Yang aku tahu, hatiku terlanjur landai Aku ingin mengusir ilusi Melepas hampa dalam binar matamu Merangkai jemu menjadi teman nelangsa Ah, kamu ! The long and winding road :)