Skip to main content

Gemala - Beda: Sebuah Lagu Untuk Kenangan Masa Lalu


Satu asa yang harus pergi
Ungkap semua rahasia diriku
Teringat jelas di benakku
Indah kisah yang tlah lalu


Cinta mohon padamu satu
Jangan ucap kata itu
Berat tuk rengkuh yang kumau
Kita beda wahai sayangku

Biarkan cinta yang dulu kan tetap indah
Dan biar waktu kan sembuhkan luka itu
Jangan teruskan kasihku
Walau kita satu
Mungkin kita tercipta untuk tak satu

Oh biar cintaku

Ku dengan jalanku
Lihat ceria sisi dunia yang terbentang untuk kita 

Anggap sajalah aku persinggahan untukmu 
Temani hari-hari yang kini tlah menyemu




Lagu yang dinyanyikan dengan sangat apik oleh Gemala ini selalu berhasil membuat saya mengenang kembali masa lalu =)
Bukan dengan rasa sedih atau kecewa
Bukan juga dengan harapan untuk kembali
Tapi dengan rasa bahagia karena saya berhasil melewati masa-masa itu
Bahagia karena saya sudah mendapatkan banyak pelajaran dari akumulasi rasa pedih itu
Bahagia karena saya mampu untuk tetap berdiri tegak hingga detik ini :)

Seperti yang sudah sering saya sampaikan
Awalnya memang berat
Ada rasa marah, tidak terima, kecewa, terpukul
Tapi sekarang, saya sadar bahwa itu hanyalah egoisme saya =)

Saya dan dia memang berbeda
Saya tidak mau tahu apapun alasannya mengakhiri perjuangan saya ketika itu
Yang saya tahu hanya satu
Ada begitu banyak hal indah yang terjadi dalam hidup kami berdua setelah adanya keputusan untuk berpisah itu

Saya menempuh jalan saya sendiri dan menemukan begitu banyak kebahagiaan yang lain
Begitu juga dengan dia
Dan hingga saat ini, kami masih tetap berteman baik
Tidak ada dendam, tidak ada pedih
Karena tidak ada satu masalah pun yang terjadi tanpa memiliki maksud tertentu
Kami sama-sama belajar !

Seindah atau seburuk apapun kenangan,
Dia tetap kenangan yang tempatnya hanya di belakang
=)

Kita Beda
Kita tercipta bukan untuk satu
Tapi sampai kapanpun, kita tetap punya kenangan indah bersama :)

Comments

Popular posts from this blog

Resolusi 2019: Mengurangi Benci

Saya memang tergolong orang yang selalu memiliki rencana atau target. Kalau ibarat sebuah permainan, setelah melewati level 1 maka saya akan berlanjut ke level 2, begitu seterusnya hingga permainan tersebut berakhir. Bicara tentang pergantian tahun, orang seringkali mengaitkan itu dengan resolusi. Sebagian besar orang akan memposting di sosial media apa saja resolusinya di tahun baru, yang kemudian akan di-amin-i oleh rekan yang membaca postingan tersebut. Saya? Percaya atau tidak, saya justru jarang memposting tentang resolusi. Hal itu bukan karena saya tidak memiliki resolusi. Bisa dibilang, ada dua alasan. Pertama, resolusi bagi saya adalah suatu hal yang pribadi. Sebut saja, sebuah janji kepada diri saya sendiri yang tidak perlu mendapat legitimasi. Kedua, resolusi saya seringkali berubah sewaktu-waktu (maha benar libra dengan segala kelabilannya wkwkwkwkwk). Tahun 2018 kemarin sejujurnya bukan tahun yang mudah bagi saya. Mungkin jika harus membuat perbandingan, porsi sed...

(NOT) AN INSTANT JUDGMENT

Saya sudah menggeluti bidang sumber daya manusia selama sekitar 7 tahun. Sebuah rentang waktu yang cukup lama untuk bertemu dengan orang dari berbagai latar belakang dan karakter. Seluruh perusahaan tempat saya bekerja menaruh tugas rekrutmen sebagai salah satu indikator pencapaian. Tidak heran, saya cukup familiar dengan metode interview dan juga beberapa alat tes, terutama tes kepribadian. Saya pribadi termasuk golongan orang yang percaya akan pengaruh faktor kepribadian dalam keberhasilan seseorang. Oleh karena itu, biasanya saat pelaksanaan psikotes akan lebih banyak digunakan tes kepribadian dibandingkan kecerdasan. Meskipun saya seorang sarjana psikologi, saya tidak sembarangan memberikan analisa atau interpretasi dari alat tes. Terutama jika alat tesnya adalah alat tes proyeksi, seperti misalnya tes grafis menggambar pohon, manusia. Ketika menempuh pendidikan strata 1 selama 3.5 tahun memang saya pernah mempelajari alat tes tersebut. Tapi sesuai dengan kode etik psikologi,...

Dieu

Allah Beri aku kekuatan untuk percaya Bahwa rencana-Mu pasti luar biasa Allah Aku tahu bahwa Engkau menggenggam hatiku Jangan biarkan hatiku jatuh pada yang tidak mencintai-Mu Allah Aku percaya bahwa Engkau mampu membolak-balikkan hatiku Maka jangan biarkan aku tenggelam dalam pilu Allah Jangan biarkan aku menyesapi kesedihan yang berlebihan Ajari aku merasa cukup dengan cinta-Mu saja Agar aku percaya bahwa tiada kehilangan melainkan akan Engkau ganti dengan yang lebih bermakna Allah, aku pasrah