Saya sungguh tidak paham
Bagaimana mungkin dua orang yang dulunya sangat dekat
Berbagi tawa dan duka
Menghabiskan waktu bersama
Lalu tiba-tiba...
Blaaaarrr!
Semuanya berubah seratus delapan puluh derajat
Sapaan "Hai" menjadi sekedar formalitas yang jika dilupakan pun tidak mengapa
Jarak yang absurd seolah menjadi pemandangan yang biasa
Ah, ironi !
Dekat dengan siapapun memang menjadi hak prerogatif setiap orang
Iya, saya paham
Hanya saja, tidak adakah sedikit penjelasan atas jurang yang menganga lebar itu?
Membeku dalam tanda tanya itu sangat menyesakkan
Seolah semuanya berjalan sesuai dengan semestinya
Padahal sudah jelas ada kesenjangan
Saya salah?
Ucapan saya menyakiti?
Tingkah laku saya melukai?
Hei kamu, yang semakin menjauh
Saya rindu kamu
Saya rindu berbagi semua bahagia dan duka ini denganmu
Saya rindu mendengar celotehmu yang suka melantur entah kemana
Saya rindu kebijaksanaanmu dalam menanggapi semua hal yang terjadi
Kamu peduli?
:`(
Comments
Post a Comment