Semalam saya sangat kelelahan
Mata sudah sangat mengantuk namun ada banyak yang saya pikirkan
Saya teringat sebuah meme yang akhir-akhir sering berseliweran di sosial media terkait dengan maraknya isu agama di negara tercinta
"Jika beragama membuatmu jadi mudah membenci, maka coba renungkan kembali. Kamu menyembah Tuhan atau egomu"
Sudah berkali-kali saya membaca kalimat itu tanpa ada perasaan yang luar biasa
Lalu tiba-tiba saya tersadar akan 1 hal yang sejak kemarin mengganggu pikiran saya
"Tuhan saya jelas memerintahkan saya untuk berbuat baik kepada dia. Selama dia tidak memerintahkan saya untuk melanggar syariat, maka saya tetap berkewajiban untuk berbuat baik kepada dia. Lalu, saya membencinya atas dasar seluruh luka yang saya terima selama puluhan tahun. Saya membencinya karena menganggap bahwa dialah yang paling bertanggungjawab atas semua penderitaan saya dan Bunda. Saya ingin dia merasakan sakit yang sama. Lalu, saya ini menyembah Tuhan atau ego saya?"
Maka pagi ini saya putuskan untuk belajar memaafkan dan mengikhlaskan. Pesan singkat yang dia kirimkan kemarin saya balas dengan kalimat yang menenangkan. Ajaib ya, beban di pundak saya seketika rasanya menghilang dan berganti dengan kelegaan.
Saya pantas mendapatkan kebahagiaan dan ketenangan
Dan kebencian tidak akan pernah menjadi jawaban
Saya kembali mengingat perkataan Kakak saya
"Hati kita ini bukan milik kita. Hati kita ini sepenuhnya milik Allah. Jangan heran jika orang yang begitu kamu benci bisa mendadak kamu cinta. Begitu juga sebaliknya. Maka jangan pernah berhenti memohon kepada Dia yang Maha Menggenggam Segala Isi Hati agar hatimu dijauhkan dari dendam dan benci tak berkesudahan. Perlakuan buruknya kepadamu biarlah menjadi urusannya dengan Dia. Urusanmu adalah tetap mengikuti perintah-Nya, yaitu tetap berbuat baik".
Tuhan,
Jadikan hati ini sebagai hati yang elastis sehingga mudah memaafkan dan tidak suka menyimpan dendam berkepanjangan
Tolong jaga keimananku agar hanya menuruti perintah-Mu, bukan ego yang ingin selalu balas menyakiti meskipun aku mampu
Allah,
Aku sudah merasa tenang dan bahagia
=)
Comments
Post a Comment