Bolehkah saya berandai-andai?
Perasaan ini bisa diubah semacam persneling
Bisa diatur sesuai keinginan
Bisa dikembalikan ke posisi netral
Tidak harus jadi serumit ini
Ah, Allah.
Kenapa pola yang sama harus terulang lagi?
Aku yang bodoh, atau memang ini cara-Mu menjawab doaku?
Comments
Post a Comment