Kau bagai lagu indah, yang membuatku jatuh cinta
dalam cara yang sederhana. Menyusup cepat ke dalam
dada, mengentakkan hati, lalu mengisi penuh ruang
kosong jiwa. Kaulah lirik yang selalu bisa kugumamkan
berulang-ulang dalam benakku, tanpa jemu.
Kau tahu, ketika aku menyerahkan hatiku - telah
kuserahkan seluruhnya. Namun, mengapa kita tak bisa
sekedar saling tatap. Mengapa kita tak bisa teriakkan
bahwa cinta yang kita rasa membuat bahagia dalam
diri luruh hingga ke ujung-ujung jari yang
menghangat.
Tak ada yang salah antara cinta kau dan aku.
Mungkin, yang salah hanyalah waktu. Kau dan aku,
seharusnya sejak dulu bertemu...
(Riawani Elyta - Yang Kedua)
![]() |
| Thanks to you, hubby :* |

Comments
Post a Comment