"Bu Fanny cantik," ujarnya sambil menatap lekat mata saya
"Terimakasih," jawab saya singkat sambil tersenyum
"Saya tebak, usia Bu Fanny tidak lebih dari 25 kan?" tanyanya dengan yakin
Saya tertawa sambil mengangguk, mengiyakan.
Sepersekian detik kemudian, dia mengamati jari tangan saya
Saya mengernyitkan dahi, hendak bertanya apa yang dia perhatikan
Lalu saya tersadar, dia mengamati cincin di jari manis kiri saya
"Jadi Bu Fanny sudah bertunangan?" tanyanya lagi, kali ini entah dengan ekspresi yang tidak bisa saya pahami
Saya hanya tertawa
Tidak mengiyakan, tidak juga membantah
Saya jelas belum bertunangan atau apapun istilahnya
Cincin itu sengaja saya beli beberapa bulan lalu dan saya pakai di jari manis kiri
Cincinnya sederhana, hanya terbuat dari campuran monel dan emas putih kalau saya tidak salah ingat ya
Tujuannya hanya satu
Sebagai pengingat dan penanda, bahwa hati saya sudah terpaut di satu nama
Sehingga jangan sampai ada hati lain yang berharap dan terluka
Setidaknya, itu yang bisa saya lakukan sambil memantaskan diri
Sederhana, dan semoga bermakna
Comments
Post a Comment