Skip to main content

Berkata Baik Atau Diam

Maaf
Saya tidak tahu apakah ini benar atau salah
Saya juga tidak berniat menghakimi siapa pun
Tapi, saya risih !

Saya sadar betul bahwa saya adalah tipikal cewek serius
Tipikal cewek sensitif
Sudah serius, sensitif pula
Jangan harap kamu bisa bercanda dengan saya untuk hal-hal yang menurut saya tidak penting, apalagi tidak pantas

Menurut akal sehat saya,
Kata bercanda itu sepenuhnya identik dengan hal yang menyenangkan
Artinya, sesuatu yang membuat kedua belah pihak tertawa

Let me make it clear
Asumsi saya ketika dua orang bercanda, topik yang dibahas tidak boleh menyakiti salah satu pihak
Kalau si A dan si B sedang bercanda
Lalu si A mengejek si B dan menganggap itu sebagai jokes sementara si B tengah mati-matian mengontrol perasaan agar tidak sakit hati
ITU NAMANYA BUKAN BERCANDA

Come on
Don`t hide behind the word jokes
Kalo semua masalah bisa diselesaikan dengan kalimat,
"Sorry, gue cuma bercanda"
Ngapain ada polisi dan hukum?
Untuk apa ada namanya pendidikan yang notabene menjunjung tinggi etika dan toleransi?

Tidak hanya itu
Entah kenapa
Nalar saya tidak pernah bisa berkompromi dengan cara bercanda yang memberi julukan kepada seseorang dengan nama bintang
Kambing lah, monyet kek, ikan, de-el-el
WTF !
Hei para manusia yang (katanya) beragama dan beriman
Allah menciptakan setiap makhluk dalam sebaik-baiknya kondisi
Artinya, semua sudah dirancang oleh Allah dengan kualitas terbaik
Manusia bukan semacam jilbab paris yang ada KW super, KW 1, dan seterusnya
Kalau kamu "memuji" seseorang dengan cara mengkorelasikan fisik orang tsb dengan binatang, itu sama saja artinya kamu menghina ciptaan Tuhan

Manusia ya manusia
Binatang ya binatang
Derajatnya berbeda
Hakikatnya berbeda
Jangan pernah disamakan apalagi menjadikannya bahan bercandaan

Yang lebih miris, kadang nama binatang itu dijadikan nama panggilan juga
Mbek lah, mbing, nyet, ikan
Hei, manusia terpelajar yang (seharusnya) berpendidikan
Orang tua mereka memberi mereka nama terbaik dengan diiringi doa
Setiap nama, mengandung keberkahan dan sejarah
Lalu kamu dengan seenak udelmu mengganti nama orang
Boleh, namamu kuganti menjadi idiot?


Berkata baik atau diam
Seseorang juga dinilai derajatnya dari setiap kalimat yang dia ucapkan
Sekali lagi.
Kedewasaan dalam berpikir, bertindak, dan bertuturkata bukanlah anugerah yang mutlak melekat

Be ware
Setiap kalimat yang kita ucapkan akan dipertanggungjawabkan kelak
Nggak mau kan, kamu batal masuk surga hanya gara-gara masih ada orang yang sakit hati dengan julukan binatang yang kamu berikan?

Comments

Popular posts from this blog

Resolusi 2019: Mengurangi Benci

Saya memang tergolong orang yang selalu memiliki rencana atau target. Kalau ibarat sebuah permainan, setelah melewati level 1 maka saya akan berlanjut ke level 2, begitu seterusnya hingga permainan tersebut berakhir. Bicara tentang pergantian tahun, orang seringkali mengaitkan itu dengan resolusi. Sebagian besar orang akan memposting di sosial media apa saja resolusinya di tahun baru, yang kemudian akan di-amin-i oleh rekan yang membaca postingan tersebut. Saya? Percaya atau tidak, saya justru jarang memposting tentang resolusi. Hal itu bukan karena saya tidak memiliki resolusi. Bisa dibilang, ada dua alasan. Pertama, resolusi bagi saya adalah suatu hal yang pribadi. Sebut saja, sebuah janji kepada diri saya sendiri yang tidak perlu mendapat legitimasi. Kedua, resolusi saya seringkali berubah sewaktu-waktu (maha benar libra dengan segala kelabilannya wkwkwkwkwk). Tahun 2018 kemarin sejujurnya bukan tahun yang mudah bagi saya. Mungkin jika harus membuat perbandingan, porsi sed...

(NOT) AN INSTANT JUDGMENT

Saya sudah menggeluti bidang sumber daya manusia selama sekitar 7 tahun. Sebuah rentang waktu yang cukup lama untuk bertemu dengan orang dari berbagai latar belakang dan karakter. Seluruh perusahaan tempat saya bekerja menaruh tugas rekrutmen sebagai salah satu indikator pencapaian. Tidak heran, saya cukup familiar dengan metode interview dan juga beberapa alat tes, terutama tes kepribadian. Saya pribadi termasuk golongan orang yang percaya akan pengaruh faktor kepribadian dalam keberhasilan seseorang. Oleh karena itu, biasanya saat pelaksanaan psikotes akan lebih banyak digunakan tes kepribadian dibandingkan kecerdasan. Meskipun saya seorang sarjana psikologi, saya tidak sembarangan memberikan analisa atau interpretasi dari alat tes. Terutama jika alat tesnya adalah alat tes proyeksi, seperti misalnya tes grafis menggambar pohon, manusia. Ketika menempuh pendidikan strata 1 selama 3.5 tahun memang saya pernah mempelajari alat tes tersebut. Tapi sesuai dengan kode etik psikologi,...

Dieu

Allah Beri aku kekuatan untuk percaya Bahwa rencana-Mu pasti luar biasa Allah Aku tahu bahwa Engkau menggenggam hatiku Jangan biarkan hatiku jatuh pada yang tidak mencintai-Mu Allah Aku percaya bahwa Engkau mampu membolak-balikkan hatiku Maka jangan biarkan aku tenggelam dalam pilu Allah Jangan biarkan aku menyesapi kesedihan yang berlebihan Ajari aku merasa cukup dengan cinta-Mu saja Agar aku percaya bahwa tiada kehilangan melainkan akan Engkau ganti dengan yang lebih bermakna Allah, aku pasrah